Kabar

Pemkot Tidore Buka Ruang Partisipasi Publik dalam Penyusunan RKPD 2027

×

Pemkot Tidore Buka Ruang Partisipasi Publik dalam Penyusunan RKPD 2027

Sebarkan artikel ini

Tanpajeda – Pemerintah Kota Tidore Kepulauan melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) menggelar Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Tidore Kepulauan Tahun 2027. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kota Tidore Kepulauan Ismail Dukomalamo di Ruang Rapat Wali Kota, Kamis (8/1/2026) siang.

Membacakan sambutan Wali Kota Tidore Kepulauan, Ismail Dukomalamo menyampaikan bahwa penyusunan Rancangan Awal RKPD Tahun 2027 merupakan langkah strategis dalam mendukung pembangunan daerah. Selain menjadi tahun ketiga pelaksanaan RPJMD 2025–2029, dokumen ini juga menjadi bagian penting dari fondasi transformasi pada periode pertama RPJPD 2025–2045.

“Dalam penyusunan dokumen RKPD ini, saya meminta pimpinan perangkat daerah, aparatur, serta seluruh pemangku kepentingan untuk bersikap antisipatif dalam menelaah target pembangunan. Setiap program harus dirancang secara akseleratif untuk memitigasi berbagai kendala, dengan tetap mengedepankan prinsip presisi perencanaan dan optimalisasi kemampuan fiskal daerah,” ungkap Ismail.

Sementara itu, Kepala Bapperida Kota Tidore Kepulauan Ir. Saiful Bahri Latif dalam laporannya menjelaskan bahwa forum konsultasi publik merupakan bagian dari tahapan penting dalam proses penyusunan perencanaan pembangunan tahunan sebelum masuk pada perumusan rancangan akhir RKPD.

“Forum ini bertujuan untuk menyatukan pandangan, menyelaraskan visi, serta menggali masukan konstruktif dari seluruh pemangku kepentingan guna menyempurnakan Rancangan Awal RKPD Tahun 2027 dan arah kebijakan pembangunan ke depan,” jelas Saiful.

Ia menambahkan, melalui konsultasi publik ini diharapkan dapat terwujud lompatan kemajuan pembangunan yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat Kota Tidore Kepulauan.

Kegiatan tersebut diikuti oleh berbagai unsur pemangku kepentingan, di antaranya Anggota DPRD Kota Tidore Kepulauan, Ketua TP PKK Kota Tidore, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Tidore, para Asisten Sekda dan Staf Ahli Wali Kota, pimpinan OPD dan camat se-Kota Tidore Kepulauan, Kepala BPS Tidore, Rektor Universitas Nuku dan Universitas Bumi Hijrah, Ketua DPC APDESI Kota Tidore Kepulauan, serta pimpinan organisasi kemasyarakatan dan tokoh masyarakat.

Reporter : Tim Sentra

Editor : M. Rahmat Syafruddin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *