Tanpajeda – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem untuk wilayah Maluku Utara. BMKG memprakirakan potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat akan melanda sejumlah wilayah di Maluku Utara pada periode 23 hingga 26 Januari 2026.
Peringatan tersebut disampaikan melalui rilis resmi Pusat Informasi dan Pelayanan Data (PPID) BMKG. Maluku Utara masuk dalam daftar wilayah yang berpotensi mengalami peningkatan curah hujan signifikan akibat dinamika atmosfer yang masih aktif.
BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai dampak yang dapat ditimbulkan, seperti banjir, tanah longsor, genangan air, serta terganggunya aktivitas transportasi, khususnya transportasi laut yang menjadi jalur utama mobilitas masyarakat di Maluku Utara.
Masyarakat yang bermukim di daerah rawan bencana, seperti wilayah perbukitan, bantaran sungai, dan pesisir, diminta untuk tetap siaga dan melakukan langkah antisipasi. Nelayan serta pengguna jasa pelayaran juga diimbau agar lebih berhati-hati dan memperhatikan perkembangan cuaca sebelum melaut.
BMKG menegaskan bahwa informasi peringatan dini ini bersifat dinamis dan dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan kondisi atmosfer. Oleh karena itu, masyarakat diharapkan terus memantau informasi cuaca terbaru melalui kanal resmi BMKG guna meminimalkan risiko akibat cuaca ekstrem di wilayah Maluku Utara.
Reporter : Tim Redaksi
Editor : M. Rahmat Syafruddin











