Tanpajeda – Tim Penggerak PKK Kota Tidore Kepulauan melaksanakan panen perdana cabe hasil Gerakan Tanam Cabe Serentak (Gertam Cabe) yang dilaksanakan serentak di kabupaten/kota se-Provinsi Maluku Utara. Panen dipimpin langsung Ketua TP PKK Kota Tidore Kepulauan, Hj. Rahmawati Muhammad Sinen, bersama pengurus di Kebun Percontohan TP PKK Kota Tidore Kepulauan, halaman Kantor Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Tidore, Kelurahan Cobodoe, Rabu (28/1/2026).
Ketua TP PKK Kota Tidore Kepulauan, Hj. Rahmawati Muhammad Sinen, mengatakan panen perdana ini merupakan hasil dari gerakan yang telah dimulai beberapa bulan lalu dengan penuh semangat dan komitmen. Menurutnya, cabe yang dipanen menjadi simbol kemandirian pangan keluarga sekaligus aksi nyata PKK dalam membantu menekan inflasi daerah.
“Panen hari ini adalah hasil dari kerja bersama. Ini bukti bahwa gerakan yang dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan dapat memberikan manfaat nyata bagi keluarga dan masyarakat,” ungkap Rahmawati.
Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh kader PKK serta lintas sektor terkait, khususnya Dinas Pertanian dan jajarannya, yang telah mendukung mulai dari penyediaan bibit hingga perawatan tanaman.
“Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada kader PKK dan Dinas Pertanian yang tidak kenal lelah merawat bibit, menyiram, dan memupuk. Hasil panen ini membuktikan bahwa jika kita bergerak bersama dan memanfaatkan pekarangan, urusan pangan keluarga bisa kita atasi sendiri,” ujarnya.
Namun demikian, Rahmawati menegaskan bahwa panen perdana ini bukanlah akhir dari gerakan, melainkan awal dari rangkaian panen berikutnya. Ia berharap kegiatan menanam cabe terus dilanjutkan secara bertahap dan berkelanjutan.
“Panen hari ini baru permulaan. Jangan berhenti di sini, karena akan ada panen susulan. Penanaman dilakukan secara bertahap agar hasilnya terus berkelanjutan,” tegasnya.
Ia juga memaparkan, dari 70 pohon cabe yang ditanam saat pelaksanaan Gertam Cabe, pada panen perdana ini berhasil dipanen sebanyak 4,5 kilogram. Panen selanjutnya direncanakan dua minggu ke depan karena proses pematangan cabe tidak berlangsung secara serentak.
“Alhamdulillah, panen perdana mencapai 4,5 kilogram. Dua minggu ke depan akan dilanjutkan panen tahap berikutnya, dan semoga hasilnya bisa lebih banyak lagi,” imbuhnya.
Di akhir kegiatan, Ketua TP PKK Kota Tidore Kepulauan berpesan agar gerakan menanam tidak berhenti pada kegiatan ini saja. Ia mengajak masyarakat menjadikan pekarangan rumah sebagai apotek hidup dan warung hidup yang produktif.
“Mari teruskan budaya menanam. Manfaatkan pekarangan rumah untuk meningkatkan ketahanan pangan keluarga dan membantu pengendalian inflasi di Kota Tidore Kepulauan,” pungkasnya.
Reporter : Tim Redaksi
Editor : M. Rahmat Syafruddin











