Tanpajeda — Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan, Ahmad Laiman, bertindak sebagai inspektur upacara sekaligus memberikan amanat pada pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) 5 Kota Tidore Kepulauan di Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Maluku Utara, Senin (10/8/2026).
Dalam amanatnya, Ahmad Laiman mengatakan kehadiran Sekolah Nasional Terintegrasi bukan sekadar hadirnya satuan pendidikan baru, tetapi merupakan bagian dari upaya pemerintah menghadirkan pendidikan yang berkualitas, berkarakter dan inklusif, sekaligus mampu mengembangkan potensi peserta didik secara utuh.
Ia menyebut Kota Tidore Kepulauan patut berbangga karena menjadi salah satu daerah yang mendapat kepercayaan sebagai bagian dari pelaksanaan program Sekolah Nasional Terintegrasi 2026. Program tersebut dikembangkan pemerintah pusat secara bertahap untuk memperluas akses terhadap layanan pendidikan bermutu di berbagai daerah di Indonesia.
Menurutnya, Pemerintah Kota Tidore Kepulauan berkomitmen membangun sinergi dengan pemerintah pusat dan seluruh pemangku kepentingan agar keberadaan SNT 5 benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Kita berharap sekolah ini tidak hanya menjadi tempat belajar bagi para peserta didik, tetapi juga dapat menjadi bagian dari ekosistem peningkatan mutu pendidikan di Kota Tidore Kepulauan,” ujar Ahmad Laiman.
Ia berharap kehadiran SNT 5 dapat menjadi momentum memperkuat kualitas pendidikan di Tidore Kepulauan sekaligus membuka ruang bagi peserta didik untuk berkembang sesuai potensi, karakter dan kebutuhan mereka.
Reporter : Tim Redaksi
Editor : M. Rahmat Syafruddin











