Tanpajeda – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-31 Tingkat Kota Tidore Kepulauan Tahun 2026 resmi dibuka oleh Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan, Ahmad Laiman. Kegiatan ini diikuti oleh 167 peserta yang akan berlomba pada delapan cabang lomba, dan berlangsung sejak 30 Januari hingga 4 Februari 2026 di Aula Kie Matubu, Gedung BPMP Provinsi Maluku Utara, Kelurahan Rum, Kecamatan Tidore Utara, Jumat (30/1/2026).
Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Ahmad Laiman menyampaikan bahwa MTQ merupakan agenda rutin dua tahunan yang tidak sekadar bersifat seremonial, melainkan momentum yang sangat mulia untuk meneguhkan komitmen menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup.
Menurutnya, nilai-nilai Al-Qur’an menjadi sumber moral, etika, dan akhlak dalam membangun masyarakat Kota Tidore Kepulauan yang aman, nyaman, ramah, maju, dan berkelanjutan. Selain menumbuhkan kecintaan umat terhadap Al-Qur’an, MTQ juga menjadi sarana untuk memahami serta mengamalkan ajarannya dalam kehidupan sehari-hari.
“Melalui MTQ ini diharapkan lahir generasi Qur’ani yang tidak hanya fasih membaca Al-Qur’an, tetapi juga berakhlak mulia, berilmu, dan mampu menjadi teladan di tengah masyarakat. Inilah pondasi penting bagi masa depan Kota Tidore Kepulauan,” ujarnya.
Wawali juga berpesan kepada seluruh peserta agar mengikuti perlombaan dengan penuh semangat serta menjunjung tinggi nilai sportivitas.
Sementara itu, Ketua LPTQ Kota Tidore Kepulauan, Ismail Dukomalamo, dalam laporannya menyampaikan bahwa pelaksanaan MTQ bertujuan sebagai wahana syiar Islam melalui partisipasi aktif masyarakat dalam membentuk tatanan masyarakat madani dan generasi Qur’ani yang berakhlakul karimah. Selain itu, MTQ ini juga menjadi ajang seleksi untuk menyiapkan peserta terbaik yang akan mewakili Kota Tidore Kepulauan pada MTQ Tingkat Provinsi Maluku Utara Tahun 2026.
Ia menjelaskan, MTQ ke-31 Tingkat Kota Tidore Kepulauan berlangsung selama enam hari, mulai 30 Januari hingga 4 Februari 2026, dengan jumlah peserta sebanyak 167 orang yang didampingi 56 official dan pelatih.
MTQ tahun ini diikuti oleh perwakilan dari delapan kecamatan se-Kota Tidore Kepulauan, dengan delapan cabang lomba yang dipertandingkan, yakni Seni Baca Al-Qur’an, Qira’at Al-Qur’an, Hafalan Al-Qur’an, Khat Al-Qur’an, Syarhil Al-Qur’an, Fahmil Al-Qur’an, serta Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an. Seluruh perlombaan dinilai oleh 18 orang dewan hakim dan didukung tujuh orang panitera.
Reporter : Tim Redaksi
Editor : M. Rahmat Syafruddin











