Kabar

Pemutakhiran DTSEN PBI JKN Non Aktif, Dinsos Tidore Gandeng BPS Gelar Bimtek

×

Pemutakhiran DTSEN PBI JKN Non Aktif, Dinsos Tidore Gandeng BPS Gelar Bimtek

Sebarkan artikel ini

Tanpajeda – Pemerintah Kota Tidore Kepulauan melalui kolaborasi Dinas Sosial dan Badan Pusat Statistik (BPS) menggelar Bimbingan dan Pelatihan (Bimtek) bagi SDM PKH serta admin pengisi data aplikasi SIKS-NG tingkat kelurahan dan desa se-Kota Tidore Kepulauan. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat Sekda dan dihadiri langsung oleh Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen, Senin (30/3/2026).

Langkah ini merupakan respon cepat atas kebijakan Pemerintah Pusat melalui Kementerian Sosial RI terkait penonaktifan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN-KIS) pada segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI JK), sebagaimana tertuang dalam SK Kemensos RI Nomor 03/HUK/2026. Setelah menerima data By Name By Address (BNBA), Dinas Sosial bersama BPS langsung melakukan persiapan pemutakhiran data.

Dalam arahannya, Wali Kota Muhammad Sinen mengapresiasi sinergi antara BPS dan Pemerintah Kota Tidore Kepulauan. Ia menekankan pentingnya keseriusan peserta dalam mengikuti pelatihan agar proses pemutakhiran data di lapangan berjalan optimal.

“Peserta harus benar-benar memahami materi yang diberikan, sehingga saat turun ke lapangan dapat menghasilkan data yang valid dan akurat sesuai kondisi ekonomi masyarakat,” tegasnya.

Diketahui, sebanyak 1.763 peserta PBI JKN di Kota Tidore Kepulauan dinonaktifkan. Oleh karena itu, pemutakhiran data harus segera dilakukan agar masyarakat yang masih layak bisa kembali diaktifkan kepesertaannya dan tetap mendapatkan layanan kesehatan.

Perwakilan BPS, Oki Afrizal, menjelaskan bahwa pihaknya bertugas memberikan bimbingan teknis sekaligus menyediakan aplikasi FASIH guna mempermudah proses pemutakhiran data yang dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia.

Ia juga mengimbau masyarakat agar memberikan informasi yang jujur saat proses pendataan berlangsung. “Kejujuran masyarakat sangat penting agar data yang dihasilkan benar-benar tepat sasaran,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Tidore Kepulauan, Umar Zen, menyampaikan bahwa pihaknya akan terus melakukan monitoring dan evaluasi guna memastikan pemutakhiran berjalan maksimal.

Dalam waktu dekat, Dinas Sosial juga akan melibatkan para camat, lurah, dan kepala desa untuk memperkuat koordinasi serta mendukung tim pemutakhiran di lapangan.

Bimtek ini dilaksanakan secara hybrid, dengan peserta offline berasal dari Kecamatan Tidore, Tidore Selatan, dan Tidore Timur. Sementara peserta online berasal dari Kecamatan Tidore Utara, Oba Utara, Oba Tengah, Oba, dan Oba Selatan. Kegiatan ini menghadirkan instruktur dari BPS Kota Tidore Kepulauan sebagai pemateri utama.

Reporter : Tim Redaksi

Editor : M. Rahmat Syafruddin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *