Tanpajeda – Wali Kota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen selaku Penasehat Tim Pembina Posyandu Kota Tidore Kepulauan mengukuhkan Tim Pembina Posyandu sekaligus melantik Ketua Tim Pembina Posyandu di delapan kecamatan se-Kota Tidore Kepulauan masa bakti 2025–2029. Kegiatan berlangsung di Aula Penginapan Bougenville, Selasa (28/7/2026).
Pengukuhan dan pelantikan tersebut berdasarkan Keputusan Wali Kota Tidore Kepulauan Nomor 128.1 Tahun 2025 tentang Pengukuhan Tim Pembina Pos Pelayanan Terpadu Kota Tidore Kepulauan Tahun 2025–2029 serta Keputusan Tim Pembina Posyandu Kota Tidore Kepulauan Nomor 01/KEP/POSYANDU.KOTA/VII/2026 tentang Pengangkatan Ketua Tim Pembina Posyandu delapan kecamatan.
Dalam arahannya, Muhammad Sinen menyampaikan selamat kepada seluruh Tim Pembina Posyandu yang telah dikukuhkan dan dilantik. Ia berharap amanah tersebut dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab untuk memperkuat peran Posyandu sebagai garda terdepan pelayanan masyarakat.
Menurutnya, Posyandu memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya pelayanan ibu dan anak, pencegahan stunting, peningkatan gizi serta pemberdayaan keluarga. Karena itu, diperlukan komitmen dan kerja sama seluruh pihak agar pelayanan Posyandu semakin kuat dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Muhammad Sinen juga meminta Tim Pembina Posyandu memperkuat koordinasi lintas sektor serta memberikan pembinaan optimal kepada para kader. Ia menilai sinergi antarpihak menjadi kunci dalam meningkatkan kualitas pelayanan Posyandu di setiap wilayah.
Sementara itu, Ketua Tim Pembina Posyandu Kota Tidore Kepulauan Hj. Rahmawati Muhammad Sinen mengatakan, pengukuhan dan pelantikan tersebut merupakan langkah strategis untuk memperkuat kelembagaan Posyandu sebagai wadah pelayanan masyarakat.
Rahmawati menjelaskan, seiring transformasi Posyandu, perannya kini tidak hanya berfokus pada pelayanan kesehatan ibu dan anak, tetapi juga mendukung enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM), yakni pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat, dan sosial.
Ia berharap Tim Pembina Posyandu dapat menjadi motor penggerak sinergi lintas sektor dalam pembinaan, pendampingan, koordinasi dan pengawasan penyelenggaraan Posyandu di setiap jenjang. Seluruh anggota juga diminta terus meningkatkan kapasitas Posyandu agar semakin aktif, inovatif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Reporter : Tim Redaksi
Editor : M. Rahmat Syafruddin











