Tanpajeda – Komisi III DPRD Kota Tidore Kepulauan menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Maluku Utara, Muhammad Saleh Talib, serta Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Maluku Utara, Nevy Anugerah Umasangadji, atas terealisasinya sejumlah proyek infrastruktur strategis yang menjadi aspirasi masyarakat dalam beberapa bulan terakhir.
Ketua Komisi III DPRD Kota Tidore Kepulauan, Ardiansyah Fauzi, mengatakan sinergi antara DPRD dan instansi vertikal Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah membuahkan hasil nyata di lapangan. Sejumlah titik rawan banjir yang selama ini mengganggu aktivitas warga kini mulai tertangani, sementara akses jalan daerah menunjukkan progres signifikan.
Berdasarkan hasil tinjauan lapangan, beberapa usulan yang diajukan beberapa bulan lalu telah rampung dikerjakan. Di antaranya penanganan banjir di kawasan Bobo dan Gurabati, normalisasi Kali Toe Kususinopa dan Kali Toburo di Oba Utara, serta pembangunan jalan daerah di Akelamo yang telah memasuki tahap pengerjaan fisik.
“Kami sangat mengapresiasi respons cepat dari BWS dan BPJN. Apa yang kami sampaikan beberapa bulan lalu, seperti penanganan banjir di Bobo, Gurabati, dan Kali Toe, kini sudah terealisasi. Ini adalah bentuk kerja nyata untuk kepentingan masyarakat,” ujar Ardiansyah, Selasa (20/1/2026).
Meski demikian, Ardiansyah menegaskan masih terdapat agenda krusial yang harus menjadi prioritas pada awal tahun 2026. Salah satunya adalah kondisi Jembatan Akelamo yang dinilai semakin memprihatinkan dan merupakan urat nadi transportasi masyarakat setempat.
“Jembatan Akelamo akan ditenderkan awal tahun ini sebagaimana disampaikan Kepala BPJN saat pertemuan di kantor BWS beberapa waktu lalu, karena kondisinya sudah sangat darurat. Selain itu, kami juga masih memprioritaskan penanganan beberapa titik banjir tersisa di wilayah Oba, khususnya pada sungai di ruas jalan Aketobololo–Akedotilou,” jelasnya.
Komisi III DPRD Kota Tidore Kepulauan, lanjut Ardiansyah, berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi dengan BWS dan BPJN demi memastikan keberlanjutan pembangunan infrastruktur. Dalam waktu dekat, agenda penanganan infrastruktur juga dijadwalkan di Kelurahan Tomalou dan Kalaodi, serta pengusulan pembangunan jalan daerah di Desa Lola dan Bale.
“Kolaborasi ini diharapkan mampu mendorong pemerataan pembangunan infrastruktur, baik jalan maupun sistem drainase, demi meningkatkan keselamatan serta kesejahteraan ekonomi masyarakat,” pungkasnya.
Reporter : Tim Redaksi
Editor : M. Rahmat Syafruddin











