Tanpajeda — Kota Tidore Kepulauan kembali menegaskan dominasinya dalam ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Provinsi Maluku Utara.
Setelah sukses menjadi Juara Umum MTQ ke-30 pada 2024 dan Juara Umum Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadis (STQH) tingkat Provinsi pada 2025, Tidore kini melengkapi hattrick prestasi dengan kembali merebut gelar Juara Umum pada MTQ ke-31 Tingkat Provinsi Maluku Utara Tahun 2026.
Keberhasilan tersebut disambut penuh rasa syukur oleh Pemerintah Kota Tidore Kepulauan. Mewakili Wali Kota, Asisten Sekretaris Daerah Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Taher Husain, menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh anggota kafilah saat penyambutan resmi, Sabtu (27/6/2026).
“Alhamdulillah, berkat kerja keras, kedisiplinan, dan ikhtiar yang sungguh-sungguh, kafilah kita berhasil mengukir prestasi gemilang dengan meraih gelar Juara Umum pada MTQ ke-31 Tingkat Provinsi Maluku Utara Tahun 2026,” ujar Taher.
Menurutnya, keberhasilan tersebut menjadi kado terindah bagi masyarakat Tidore Kepulauan sekaligus membuktikan bahwa konsistensi pembinaan generasi Qurani terus membuahkan hasil. Ia menegaskan, keterbatasan bukan menjadi alasan untuk berhenti berprestasi. Justru melalui semangat dan kerja keras, para peserta mampu mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi.
“Kalian telah membuktikan bahwa keterbatasan tidak menjadi penghalang untuk berprestasi. Lantunan ayat suci yang kalian kumandangkan bukan hanya membawa piala, tetapi juga membawa keberkahan dan marwah Kota Tidore Kepulauan,” tambahnya.
Taher juga menyampaikan terima kasih kepada para pelatih, official, pendamping, dan pengurus LPTQ Kota Tidore Kepulauan yang dinilai memiliki peran besar dalam membina para peserta sejak pemusatan latihan hingga tampil maksimal di arena perlombaan.
Sementara itu, Ketua Kontingen Kota Tidore Kepulauan, Sahnawi Ahmad, menjelaskan kafilah Tidore pada MTQ ke-31 diperkuat 48 peserta yang didampingi 17 official dan pelatih.
Ajang yang berlangsung pada 21–26 Juni 2026 di Aula KH Abd. Gani Kasuba, Masjid Raya Shaful Khairat, Sofifi, itu mempertandingkan delapan cabang lomba, yakni Seni Baca Al-Qur’an, Qira’at Al-Qur’an, Hafalan Al-Qur’an, Khat Al-Qur’an, Syarhil Qur’an, Fahmil Qur’an, Khattil Qur’an, dan Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an.
Keberhasilan mempertahankan gelar Juara Umum MTQ sekaligus melengkapi raihan Juara Umum STQH 2025 semakin mengukuhkan Kota Tidore Kepulauan sebagai salah satu daerah dengan tradisi pembinaan tilawah Al-Qur’an yang kuat di Maluku Utara.
Prestasi ini diharapkan menjadi motivasi untuk terus mencetak qari dan qariah terbaik yang mampu mengharumkan nama daerah hingga ke tingkat nasional.
Reporter : Tim Redaksi
Editor : M. Rahmat Syafruddin











