Tanpajeda – Ribuan peserta yang terdiri dari kepala sekolah, pengawas, guru, serta siswa SD, SMP, dan SMA se-Pulau Tidore memadati kegiatan jalan sehat dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ke-81 dan Hari Guru Nasional Tahun 2026, Kamis (5/11/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Gerakan PGRI Peduli Sampah” ini mengambil titik start di Halaman Kantor Wali Kota Tidore Kepulauan dan berakhir di kawasan Pantai Tugulufa. Jalan sehat tersebut dilepas secara resmi oleh Wali Kota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen, didampingi Wakil Wali Kota Ahmad Laiman.
Tak sekadar menjadi ajang olahraga dan mempererat kebersamaan keluarga besar dunia pendidikan, kegiatan ini juga membawa pesan kepedulian terhadap lingkungan. Para peserta diajak menjaga kebersihan serta memungut sampah di sepanjang kawasan Pantai Tugulufa sebagai bentuk dukungan terhadap upaya Pemerintah Daerah dalam menjaga kebersihan kota dan menyukseskan program Adipura.
Dalam sambutannya, Wali Kota Muhammad Sinen menegaskan bahwa guru memiliki peran penting yang tidak hanya sebatas mentransfer ilmu pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter dan mempersiapkan generasi penerus yang cerdas, berakhlak, serta mampu menghadapi tantangan zaman.
Karena itu, ia berharap seluruh guru terus menjaga solidaritas, meningkatkan kompetensi, dan memberikan pengabdian terbaik bagi kemajuan pendidikan di Kota Tidore Kepulauan.
Muhammad Sinen juga memberikan apresiasi terhadap gerakan PGRI Peduli Sampah yang diwujudkan melalui aksi memungut sampah di kawasan Pantai Tugulufa.
Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian yang patut dicontoh sekaligus menjadi dukungan nyata terhadap upaya pemerintah daerah menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan.
“Kawasan Tugulufa merupakan salah satu ruang publik kebanggaan daerah yang harus kita jaga bersama agar tetap bersih, indah, dan nyaman. Mari kita jadikan kebersihan sebagai budaya dan tanggung jawab bersama,” ujarnya.
Ia berharap semangat PGRI tidak hanya hadir dalam memajukan dunia pendidikan, tetapi juga menjadi bagian penting dalam mendukung pembangunan daerah, termasuk melalui kepedulian terhadap lingkungan.
Pada kesempatan itu, Wali Kota juga mengingatkan besarnya jasa para guru dalam membentuk perjalanan hidup setiap orang. Menurutnya, keberhasilan yang dirasakan saat ini tidak terlepas dari kerja keras dan pengabdian para pendidik.
“Tanpa Bapak/Ibu Guru, kita semua tidak mungkin menjadi seperti sekarang ini. Apa yang kita miliki hari ini merupakan hasil dari kerja keras guru. Karena itu, kita harus bangga dan memberikan yang terbaik bagi Hari Guru Nasional ini,” ungkapnya.
Ia berharap momentum peringatan HUT PGRI dan Hari Guru Nasional semakin memperkuat kebersamaan seluruh insan pendidikan, sehingga kualitas pendidikan di Kota Tidore Kepulauan terus meningkat dan mampu melahirkan generasi yang cerdas serta menjadi harapan bangsa.
Kegiatan jalan sehat ini turut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Tidore Kepulauan Ismail Dukomalamo, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Tidore Kepulauan Rahmawati Muhammad Sinen, Ketua I TP PKK Sumiyati Ahmad Laiman, Ketua III TP PKK Sukarni Ade Kama, para asisten Sekda, staf ahli Wali Kota, pimpinan OPD, kepala sekolah, pengawas, guru, serta siswa-siswi SD, SMP, dan SMA se-Pulau Tidore.
Melalui kegiatan tersebut, PGRI Tidore ingin menegaskan bahwa pengabdian guru tidak hanya diwujudkan melalui pendidikan di ruang kelas, tetapi juga melalui keteladanan dan kepedulian terhadap lingkungan. Semangat menjaga kebersihan Pantai Tugulufa diharapkan terus tumbuh menjadi budaya bersama masyarakat.
Reporter : Tim Redaksi
Editor : M. Rahmat Syafruddin











