Kabar

Muhammad Sinen Dorong Tidore Lompat Lebih Maju Lewat Ranperda Inovasi Daerah

×

Muhammad Sinen Dorong Tidore Lompat Lebih Maju Lewat Ranperda Inovasi Daerah

Sebarkan artikel ini

Tanpajeda – Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen secara resmi menyampaikan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Penyelenggaraan Inovasi Daerah Tahun Anggaran 2026 dalam Rapat Paripurna ke-3 Masa Persidangan III Tahun 2025-2026 DPRD Kota Tidore Kepulauan, Senin (11/5/2026).

Rapat paripurna tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Ahmad Laiman, 21 anggota DPRD Kota Tidore Kepulauan, unsur Forkopimda, kepala OPD, pejabat administrator hingga insan pers.

Dalam pidatonya, Muhammad Sinen menegaskan inovasi daerah bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan mendesak untuk menjawab tuntutan pelayanan publik yang semakin tinggi.

“Seiring tuntutan masyarakat terhadap pelayanan publik yang semakin berkualitas, pemerintah daerah dituntut mampu beradaptasi melalui berbagai terobosan dan inovasi. Inovasi daerah bukan lagi menjadi pilihan, melainkan sebuah keharusan dalam rangka meningkatkan kinerja pelayanan yang cepat, murah, dan berdaya saing,” tegasnya.

Ia mengakui tantangan daerah saat ini tidak ringan, mulai dari keterbatasan fiskal hingga situasi ekonomi yang tidak menentu. Karena itu, menurutnya pemerintah harus berani mengambil langkah strategis dan keluar dari pola kerja biasa.

“Ruang fiskal yang semakin terbatas, situasi ekonomi yang tidak menentu, serta tuntutan pelayanan masyarakat yang optimal. Dalam kondisi seperti ini, satu-satunya jalan adalah kita harus berani berubah, berani berinovasi, dan berani mengambil langkah strategis,” ujarnya.

Mantan Wakil Wali Kota dua periode itu juga mengingatkan bahwa pada tahun 2025, Kota Tidore Kepulauan menjadi satu-satunya kota di luar Pulau Jawa yang berhasil masuk lima besar nasional kota terinovatif. Namun ia menekankan inovasi harus benar-benar memberi dampak nyata bagi masyarakat.

“Hari ini kita tidak sekadar membahas sebuah dokumen regulasi, namun kita sedang menentukan arah masa depan daerah, dengan menjawab pertanyaan besar: apakah kita akan berjalan biasa-biasa saja, atau melompat lebih maju melalui inovasi,” katanya.

Menurut Muhammad Sinen, Ranperda tersebut akan menjadi instrumen transformasi agar seluruh perangkat daerah tidak lagi bekerja secara rutin semata, tetapi mampu menghadirkan terobosan yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.

Ia juga membuka ruang kolaborasi bagi aparatur pemerintah, masyarakat, akademisi hingga dunia usaha untuk bersama-sama mendorong gerakan inovasi daerah. Dalam kesempatan itu, Muhammad Sinen turut mengutip pandangan Elon Musk bahwa inovasi lahir dari keberanian berpikir berbeda dan menantang batasan.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Tidore Kepulauan, H. Ade Kama menegaskan Ranperda Penyelenggaraan Inovasi Daerah sangat penting sebagai landasan hukum untuk melahirkan berbagai terobosan pelayanan publik.

“Inovasi tidak lagi dipahami sekadar gagasan baru, tetapi harus menjadi budaya kerja dan semangat perubahan dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah,” tegasnya.

Ia menambahkan, inovasi menjadi solusi untuk mengatasi kebuntuan organisasi di tengah keterbatasan fiskal dan tingginya ekspektasi masyarakat terhadap pelayanan pemerintah.

“Melalui inovasi dapat tercipta sistem, metode, serta teknologi yang mampu mengurangi biaya, mempersingkat waktu pelayanan, memangkas birokrasi, dan memberi kepercayaan masyarakat,” pungkasnya.

Reporter : Tim Redaksi

Editor : M. Rahmat Syafruddin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *